Nama Adriano masih sukar dihapuskan dari percaturan sepakbola Italia. Meski sang pemain telah menyatakan kalau dirinya akan rehat dari dunia si kulit bundar, namun kabar dan rumor seputar sang pemain masih beredar di negeri spaghetti tersebut.
Rumor terakhir yang beredar di Italia menyebutkan kalau Inter amat khawatir jika Adriano mengikuti jejak dua mantan striker Inter, Ronaldo dan Christian Vieri, untuk bergabung dengan Milan. Meski sebelumnya, agen Adriano, Gilmar Rinaldi, telah menyatakan kalau kliennya tak menyeberang ke Milan (Baca: Adriano Belum Tentu Perpanjang Kontrak), namun di kubu Rossonerri, terdapat satu sosok yang dikabarkan amat mendambakan Adriano. Sosok tersebut adalah Kaka, kompatriot Adriano yang ingin membantu rekannya terebut mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Kendati demikian, rumor ini tampaknya tak akan terwujud dalam waktu dekat. Sebab Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, telah memberi pernyataan kalau pihaknya sama sekali tak punya niat untuk mendatangkan L’imperatore.
“Tak ada seorangpun di sini (Milan) yang memikirkan Adriano. Tak ada yang ingin dilakukan Milan terhadap situasi yang dialami Adriano, itu adalah problem internal bagi Inter,” tukas Galliani seperti dikutip Channel 4.
Galliani kemudian mengakui kalau dirinya telah mempersiapkan rencana belanja pada bursa transfer musim depan, namun ia sama sekali tak mau memberi gambaran sedikit pun untuk sekarang ini.
“Saya tak ingin membicarakan bursa transfer sampai musim ini berakhir. Saya memiliki ide bagus di kepalaku, namun saat ini saya tak ingin mendiskusikannya,” imbuh Galliani.
Ketimbang bursa transfer, Galliani lebih tertarik membicarakan tekad Milan untuk merebut peringkat kedua dari tangan Juventus.
“Saya tak ingin membuat perbandingan. Juve unggul dua poin di depan kami, namun kami juga punya Genoa di belakang, dan juga Fiorentina, dan mereka smua bermain baik. Maka semua hal masih dapat terjadi
Sosok berkepala plontos ini kemudian menutup pembicaraan dengan menegaskan permintaannya pada pihak wasitt untuk melindungi bingtang muda Milan, Alexandre Pato.
“Ia adalah target saat berada di lapangan, hal ini terjadi ketika pemain masih muda. Pemain bertahan menjaga Pato dengan amat keras. Wasit-wasit tidak perlu menjaga setiap pemain, namun hendaknya menghindarkan terjadinya kekerasan,” tandas Galliani.
sumber liputanbola.com




0 komentar:
Posting Komentar